Sinergi Dakwah Ekonomi, Penyuluh Agama Islam Dampingi Produk Halal Kopi Tumpang Kelompok Tani Redi Makmur
- account_circle Arfin
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pati, 30 Juni 2026 – Upaya penguatan ekonomi umat berbasis potensi lokal terus dilakukan melalui kolaborasi antara penyuluh agama dan masyarakat. Bertempat di Dukuh Dengan, Desa Sitikuhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Sabtu (30/6/2026), Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gembong bersama Kelompok Tani Kawasan Hutan Rakyat (Hutara) Lereng Muria melaksanakan kegiatan pendampingan produk halal Kopi Tumpang.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara dakwah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas produk lokal agar memenuhi standar kehalalan serta memiliki daya saing yang lebih baik di pasaran.
Tim Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gembong yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari Zaenal Arifin, Rof’at Hilmi, serta operator Si HalalMunir. Sementara dari Kelompok Tani Redi Makmur diwakili oleh Siti Nafiroh dan Muhlishin.
Dalam kegiatan pendampingan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya jaminan produk halal, mulai dari proses produksi, pengolahan bahan baku, pengemasan, hingga pemasaran produk. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha lokal dalam memenuhi ketentuan sertifikasi halal yang kini menjadi kebutuhan penting bagi konsumen.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gembong menyampaikan bahwa dakwah tidak hanya terbatas pada pembinaan keagamaan semata, tetapi juga mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui pendampingan produk halal, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas akses pasar.
Perwakilan Kelompok Tani Redi Makmur, Siti Nafiroh, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman anggota kelompok tani mengenai standar halal dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Kopi Tumpang yang menjadi produk unggulan kelompok tani setempat merupakan salah satu hasil olahan kopi dari kawasan lereng Muria yang memiliki cita rasa khas. Dengan adanya pendampingan halal, produk tersebut diharapkan semakin dipercaya konsumen dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui sinergi dakwah dan ekonomi ini, diharapkan lahir pelaku-pelaku usaha yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap prinsip-prinsip halal dan keberkahan dalam berusaha.
- Penulis: Arfin
