Segenap Mahasiswa Prodi PMI Bahu-Membahu Distribusi Air Bersih di Desa Tambahmulyo dan Tondokerto
- account_circle Zaenal Arifin
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pati – Segenap mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), bahu-membahu menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Tambahmulyo dan Desa Tondokerto, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses air bersih.
Salah satu koordinator mahasiswa, Burhanuddin, menjelaskan bahwa kegiatan distribusi air bersih tersebut murni lahir dari inisiatif mahasiswa sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Kegiatan ini merupakan inisiatif mahasiswa untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” jelas Burhanuddin.
Sementara itu, Winarto, salah satu warga Desa Tambahmulyo, menyampaikan bahwa kekeringan yang berkepanjangan di sejumlah wilayah Kabupaten Pati telah menyebabkan kebutuhan air bersih semakin meningkat. Menurutnya, kondisi tersebut telah dirasakan masyarakat selama kurang lebih tiga bulan terakhir.
“Selama tiga bulan ini desa kami sangat membutuhkan air bersih, terutama di lingkungan pesantren. Untuk memenuhi kebutuhan para santri, air bersih harus didatangkan setiap dua hari sekali,” terang Winarto.
Ia berharap berbagai pihak dapat bersama-sama mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan. Menurutnya, distribusi bantuan air bersih sangat membantu dalam kondisi darurat, tetapi diperlukan langkah berkelanjutan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan ketika musim kemarau berlangsung.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PMI IPMAFA tidak hanya hadir dalam proses pembelajaran di kampus, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan kontribusi nyata dalam merespons persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.(Sis)
- Penulis: Zaenal Arifin
